Friday, December 10, 2010

A New Responsibility of life

Assalamu'alaikum..

Actually, this blog has long been established, but I removed all the posts and just left the post after I finally got the hijab.

I stepped forward one by one, stepping up all the previous .. not to be forgotten, but being the source of my life to learning. Alhamdulillah.

As my previous story about "Nikmatnya Berhijab" (The Joy that remained in Hijab) almost a year now Im sticking my hijab, And what I've got? Right after the launch of my simple boutique, there is 1 more responsibility for my career experience. Right around after 3 months, a friend who work as an executive composser in one of the record label in Indonesia AQUARIUS 'CongQ Perwira', he offered me to sing his own song was entitled "Terimalah Taubatku" ,and when first time I read the lyrics, I hold my heart, as if though this song helped me telling my heart insides by the words, the contents is about begging the will of Allah forgiveness for mistakes those blinding my eyes before. Then, I spontaneously received an offer.

Despite it can be say a rapid process, but the process is much temptation to be overcome, obstacles and derision from some parties and no convictions of several parties with my presence as a singer defending the hijab. A lot of sensitive things that must be passed.

With confidene, good faith and inner strength pleading, ultimately the process is one by one succeeded. And the single unexpectedly enter the ranks of senior musicians compilation "Compilation Hits Religion Nagaswara". Coinciding with Ramadhan the album has released, under the auspices of one of Indonesia's largest music labels 'NAGASWARA', Alhamdulillah.


Click to Watch the Video:

The 1st single is arguably based on the initial project with the sincere, natural and not just about a business music industry, but much deeper than that ... 'Voicing' to experience I've ever had. I hope it could bring the good benefit to the listeners.


Thursday, January 21, 2010

Nikmatnya berhijab



Sebulan sdh terhitung sejak kuputuskan ber-hijab.... Ini yang kusebut Anugrah, yg tak satu-pun bisa sangka, tak bisa kira kapan dan kenapa dtg-nya hidayah itu.. seperti jodoh dan maut, yg pny jawabnya hanya Allah, yang tak ter-elak kan. Hidayah ini yg InsyaAllah diturunkan oleh Allah kepadaku, setelah pasang surutnya untaian kehidupan duniawi yg semu dan telah melenakan-ku, syukur yg besarku diturunkan mimpi yg ketika malam itu "menakutkan"ku... takut akan ganjaran Allah di akhirat nanti...

Ya Allah, ditengah nikmat kejayaan karir dan pergaulan ketika itu... justru hidayah itu diturunkan, disitu aku tersadar bahwa cobaan tdk hny dtg dlm bentuk cobaan siksa namun jg cobaan nikmat. Yang kutau ketika itu, hati ini bergetar, gundah, tangan dingin, hingga menangis tersedu sedan atas tekad bulat utk ber-hijab, krn takut dan cintaku kpd Allah.

Sekarang, sejak ber-hijab.. hati ini yg dulu seolah buta dan tak temukan arah, menangis sendiri tiap malam tapi entah apa yg ditangisi, kehilangan tujuan hidup meski karir sdg diatas, pamor sdg berkembang2nya... kini Alhamdulillah meski diatas segala cobaan yg besar, aku pun diberi kelancaran dan kenikmatan ketika pertama kali kujalani niat suci ini..

Doaku tiap malam sblm tidur selalu beriring kata "..Ya Allah, mohon bimbing hamba sempurnakan hijab ini dg ibadah yg Engkau fardhu-kan dan ibadah yg Engkau sunnah-kan sbg pelengkapnya... jaga hati ini, lisan ini, perbuatan ini, yang hanya dijalanMu, Alhamdulillah ya Allah... kini kutemukan arah tujuan hidup yg sesunguhnya, mimpi yg sesungguhnya,..."

Begitu-pun dlm hal karir, kini jelas arah pandang-nya, sukses yg ingin kutempuh dlm fashion sesungguhnya bukan sebatas materi dan pamor, namun kini disempurna-kan sbg media dakwah melalui fashion ...Terima kasih utk seorg tmn yg telah buka-kan hati dan pandangan ini, seorg gadis kecil nan cantik dan berbakat, kebetulan kami ber-latar belakang karir yg sama sbg fashion designer, namanya Ghaida Tsurayya... anak sulung dr ustad kondang AA` Gym... aku bnyk belajar dr sahabat cantikku ini, raut mukanya penggambaran hati didlmnya yang terlihat jelas bahagia dg hijab-nya, tergores pula dr karya2 design fashion-nya yg cheer-up... aku msh hrs bnyk belajar dlm hal ini, menyeimbangkan antara seni dan fashion yg sesuai dg aqidah.

Meski msh banyak "PR" (Pekerjaan Rumah) dan tanggung jawab sbg "tugas" yg hrs aku lewati, termasuk pencitraan diri thdp hijab, aku yakin suatu saat akan menyusul ke-tertinggalan fashion muslim, bukan sekedar obsesi namun juga spt yg dikatakan sahabat-ku (Ghaida) dlm misi "dakwah". Alhamdulillah... nikmat rasanya hidup dengan tujuan ibadah